Hal yang paling menakutkan adalah ketika saya tiba - tiba merasa TransgenderSaya tau kalau gender itu bukan jenis kelamin, tapi terletak pada sifat pada hakikat kodratnya. Saya memang berjenis kelamin perempuan, tapi pada saat itu saya pernah merasa saya adalah LAKI - LAKI.
Apakah itu salah ketika saya memakai pakaian laki - laki?
Apakah itu salah ketika saya mulai suka memotong rambut?
Apakah itu salah ketika saya merasa menjadi laki - laki?
Apakah itu salah ketika saya tiba - tiba tidak tertarik dengan laki - laki namun kebalikannya?
.
.
Entah sesuatu yang memasuki pikiranku ketika saya lebih nyaman menjadi Rama daripada Kunana. Saya lebih senang saya digandeng oleh teman perempuan saya.
Na, kalau kamu jadi laki - laki, mungkin aku ingin menjadi pacarmu..Apakah jiwa saya sudah menjadi seorang laki - laki? Saya pun senang mendengarnya. Saya lebih melebihkan lagi dengan meratakan dada kemudian menekuk kaki ketika berjalan.
Mas, isi tangki berapa?Orang lain pun mengaku saya laki-laki. Apakah saya ditakdirkan menjadi seorang laki - laki?
14 tahun merupakan umur yang dibilang sudah mengenal kelamin, mungkin saya mulai mengenal kelamin saya diumur segini.
Saya menjadi lebih jantan ketika berumur 15 tahun, sejak itu saya melindungi teman perempuan saya dari ancaman. Aku berusaha melindungi bak laki-laki yang melindungi pacarnya sendiri. Sejak itu saya lebih disukai teman perempuan ketimbang laki - laki, mungkin mereka jijik melihat saya.
Mungkin . . .
Komentar
Posting Komentar